October 29, 2012

"Gak usah janji kalo gak bisa nepatin. Sedang tidak bisa dijanjiin aja kalo cuma sebatas iya-iya doang."

Rise and Shine!


-------------------------

p.s.: Cisitu Indah, Bandung, 5am. Kayaknya tiap hari emang harusnya bangun jam segini deh. Biar makin sehat dan pinter. Bandung emang paling syabih sih kalo jam segini.

October 14, 2012

Sepi Belum Berarti Gak Rame

Sunday, October, 14th 2012. Entah udah minggu keberapa sejak mulai kuliah gak pernah balik ke Jakarta. Minggu ini gue isi dengan menonton teman yang sedang ikut lomba marching band. Menarik ya belakangan ini tontonan gue? Mumpung ada temen yang mengajak dan suka sama hal-hal gak biasa cem begini, kenapa nggak. Sesungguhnya kalo beberapa hari yang lalu gak di follow-up soal janji nonton beginian, kayaknya gue udah lupa deh haha untung aja berujung pada no wacana. Jadilah gue berangkat dengan pengetahuan Bandung seadanya dan google maps yang ternyata bodoh.

Sesungguhnya Bandung hari ini tuh macet dan panas bikin pengen marah-marah. Belum lagi GOR indoor yang penuh dan bau keringet. Tapi overall karena ini perdana gue nonton kompetisi marching band entah dengan cakupan apa, jadilah menarik-menarik aja dimata gue. Tingkahnya cem macem, ada yang mayoretnya mario bros dan luigi lah, ada yang orangnya banyak banget, ada yang dikit banget, ada yang ada jalan ceritanya, ada yang entah bahkan bawain lagu apaan (kalo ini mungkin guenya aja yang bodoh kali ya gatau lagu apaan haha). Pokoknya begitulah, menarik. Gatau mau komentar apa daripada dibilang sotoy yang pasti menurut gue bagus-bagus aja. Kalo buat tim dari kampus gue sendiri, secara keseluruhan gue emang dari yang tadi gue tonton, CGnya gaada yang ngalahin dan musiknya meriah banget, selain emang kuantitas orangnya paling banyak mungkin yah. Dan selamat terutama buat Juara Umumnya yah Marching Band Waditra Ganesha! Terus berprestasi semoga makin kece! Ditunggu prestasi selanjutanya. Nanti gue tonton deh yang di Jakarta kalo syabih dan kalo ikutan juga hoho.

 Marching Band Waditra Ganesha ITB @BMBC

Selesai dengan bersenang-senang, mari kembali menghadapi realita kehidupan perkuliahan dan segala cimpiliminyinya. Harusnya tutorial medan malah fluw bangke jadi cabut malah ckck. Tenang, masih ada waktu, pikirin dulu yang buat besok. Maklum tingkat 3, kehidupan berubah men. Waktu 24 jam rasanya harus dibagi seefektif mungkin dengan berbagai kegiatan biar gak jomplang. Sore ini pada akhirnya telah memutuskan sesuatu setelah berpikir dua hari dan ngobrol sama banyak orang. Semoga ini pilihan tepat deh yaw, amin.

Kalo boleh saran, buat orang-orang yang hidupnya harus direncanakan dalam setiap kegiatannya, melunaklah. Karena kadang ada aja kesempatan yang harusnya lo iyakan tapi gak jadi lo ambil karena hidup-penuh-rencana-bodoh lo itu. Gue juga orang yang penuh rencana, tapi sadar untuk lebih fleksibel sejak hampir mulai masuk tingkat 2, dan ini nyatanya seru. Tau gitu dari dulu kan haha. Contoh kecilnya adalah malem ini "jebe" makan bareng beberapa angkatan atas padahal gak semuanya gue kenal deket dan cuma gue yang beda angkatan sendiri tapi bodoin amat. Ternyata obrolannya seru ajah, gak lokal, dan orang-orangnya welcome banget. Nice.

Dan hari ini ditutup dengan kembali "mempasrahkan" nyawa gue pada keandalan teman tercinta gue untuk kesekian kalinya. Hamdallah hasilnya sekarang masih bisa ngeblog yah hahaha canda ampun.

--------------------

p.s.:
- Rasanya ada perbedaan tapi yaudahlah emang harus begini nampaknya. Semoga masing-masing bisa tau batasnya supaya hubungan ini tetap terjaga dengan tanpa mengurangi sesuatu atau menyakiti.
- Masih percaya prinsip "kalo lo ingin mengenal orang lain, buka dulu barrier dari diri lo sendiri, baru mengharapkan sebaliknya".
- Senang sekali hari ini teman-teman pintar gue berkabar semua dan dengan topik masing-masing yang entah kenapa gue rasa udah jarang banget. Kangen. Banget.
- Kadang sifat terbuka dibutuhkan juga buat seorang introvert.
- Kayanya kalo mood lagi bagus, cuma dua hal favorit gue. Satu, makan. Dua, ngobrol.

October 12, 2012

"Impulsif ya? Oh gitu."

October 9, 2012

"cos there always a border that should not be passed in every situation."

October 7, 2012

Lolos?

Dua minggu terakhir juga gak bisa pulang Jakaruta. Karena tadinya lagi mau iseng ikutan suatu komunitas di ITB. Seleksinya tiap Sabtu katanya. Kalo lolos katanya bisa nulis-nulis berita dan digaji trus bisa dinilai juga gimana tulisannya. Intinya pasti dapet pengalaman yang baru. Seleksi berkas, hamdallah lolos. Seleksi tahap I, beruntung bisa lolos. Seleksi tahap II, entah kenapa tiba-tiba males pas nyampe tempatnya. Kerjaan gue cuma diem, nyatet, dan ngarang. Pas ngeliat pengumumannya, gak heran sih gaada nama gue. Banyak orang lain yang lebih niat dan lebih bagus jauh ketimbang gue.

Yah sayang sih gue gak seniat itu, jadi gabisa dinilai deh tulisan dan dihargai beritanya. Padahal tadinya ngarep merasakan nulis sesuatu trus dinilai dan dihargai (dihargai dalam arti yang sebenernya). Tadinya berpikir, "pura-pura jadi reporter" kayanya seru juga haha. Tapi yasuw lah namanya juga seleksi pasti ada yang lolos ada yang nggak, namanya kehidupan pasti kadang berhasil kadang gagal kan. Dan mungkin emang disuruh fokus ke kegiatan lain kalo kata tupai hehehe. Siap bos, mari produktif buat hal lain yow!

----------------------

"Karena kalo lo gak pernah merasakan yang namanya gagal, lo gak akan pernah tau gimana rasanya berhasil."

Escape Point #1


--------------------------------------
 
Pesan Sponsor: Di tengah ke-hectic dan ke-strewsz-an kehidupan perkuliahan, mari tinggalkan beberapa kuliah kuis dan tugas demi menghirup udara segar, memetik strawberry, mengetahui dimana letak Lembang, dan mendapat kebahagiaan.

Akhirnya No More Wacana

September, 30th 2012. Yap bulan tercinta gue ini ditutup dengan iseng nonton Maha Gotra Ganesha di Dago Tea House kemarin. Kenapa iseng? Actually, nothing to lose sih buat gue, kalo bisa nonton boleh, kalo gabisa yaudah. Tapi karena satu dan lain hal, jadi agak hectic kemarin berhubung tiket temen gue yang satunya juga gue pegang dan berarti nonton gak nonton gue tetep harus memberikan tiket itu ke dia yang berarti gue harus ketemu doi. Ya pokoknya begitulah, sulit menjelaskan titik kerecetannya hoho. Dan karena alasan gue mau "menebus" kesalahan sifat moody gue tahun lalu, jadi wajar rasanya kalo gue harus bela-belain nonton tahun ini walaupun sebentar. Dan akhirnya berangkatlah gue bersama dity-yang-sedang-kurang-enak-badan.

Pertama parkir, kirain DTHnya indoor eh ternyata malah outdoor. Nahloh dingin kan, mana gue cuma pake cardigan bodoh dan temen gue lagi tak enak badan. Tapi karena udah tanggung juga, jadilah kita nunggu yang lain dan jadi nonton emgege. Yeay! Masuk, cari tempat duduk, kebetulan belum mulai. Ngobrol-ngobrol gak jelas kanan-kiri sambil menunggu. Pendapat gue, menarik banget pensuasanaannya. Tempatnya sederhana, gak terlalu besar, dan bikin berasa besok bukan hari Senin dan berasa beneran lagi di Bali (walaupun sesungguhnya gue blm pernah ke Bali hahaha). Cinta bangetlah pokoknya sama tata letak dan pensuasanaan penampilannya. Selain itu juga suasana penampilannya bisa santai karena sambutan-sambutan dari pejabatnya juga gak terlalu formal dan masih menarik didengar. Terakhir, sebenernya gue gak terlalu ngerti tarian atau kesenian Bali, cuma suka aja ngeliatnya, apalagi kemarin baju-baju penarinya bagus ngets gak ngerti lagih huwoo.

Secara keseluruhan, bagus banget menurut gue, harus sering-sering nonton yang beginian nih jangan main ke mall mulu hahaha. Jadi makin pengen cepetan Januari 2013 :D

--------------------------