23 Maret 2012, 17:26.
Tanah ini menjadi saksi bisu bermacam perasaan orang yang memijaknya tepat tiga bulan yang lalu. Betapa kombinasi rasa sedih, kehilangan, kepedulian, kaget, tidak percaya, dan rindu dapat mengundang mereka ke tempat itu. Semua berjalan cepat – terlalu cepat untuk memikirkan apa yang sebaiknya kulakukan – seolah tak akan pernah ada detik berikutnya.
Dan sore ini aku kembali menjenguknya. Salah satu sore indah yang pernah kunikmati, tapi tentu tak seindah saat kau masih ada. Semburat senja hari ini menjadi saksi betapa kepemilikan sang ilahi tak dapat terkalahkan. Betapa berliter-liter air mata dan berton-ton rasa sayang orang-orang tak bisa mengembalikan aku dan dia tepat ke 3 bulan yang lalu. Ya huff, aku hanya bisa menghela napas. Lagi dan lagi, untuk kesekian kalinya, aku kembali berusaha meyakinkan diriku bahwa "well, everything happens for a good reason rite?".