Edisi Sayur Lodeh
Yang ini edisi Kursi Nyetrum
p.s.: Tampaknya ekspresi muka dan panjang pendeknya suara sangat memegang peranan penting dalam membantu pasangannya menjawab ya. Yah suka-suka lu ajalah hahaha.
"Kita tidak dilahirkan untuk egois memilih mau dilahirkan dimana, di keluarga siapa, dan seperti apa."
"Kita juga tidak akan pernah bisa mengubah masa yang udah lewat kan."
"Kita, disini, sekarang ini, hanya diminta membuat hari ini menjadi lebih baik, begitu pula dengan hari-hari setelahnya."
"Jadi, jangan pernah menyesali apa yang telah kamu lakukan."
"Perbaiki di masa yang akan datang."
"Jangan hanya mengeluh yang memang tidak perlu."
Gue (G) : Kak, isi lagi dong bagelannya.Obrolan pagi kakak beradik yang kebetulan sedang akur.
Helen (H) : Beli dimana?
G : Lah itu bukannya elo yang beli?
H : Bukan. Itu dari om 'A' buat tombay. Cuma biasa kan tombay, cuma mau dikasih makanan sama orang-orang tertentu aja.
G : Ohiya? Hem kayaknya gengsi gue turunan dari tombay deh kalo gitu.
H : Eh nggak boleh tau kayak gitu sama saudara sendiri. Lagian kapan lo pernah gengsi? Gue gak pernah liat tuh.
G : Ya berarti gue gengsinya gak sama saudara.
H : Iya. Tapi gak tau deh bakat lo rempong banget kalo mau pake baju tuh turunan dari mana *nyepet*
G : Ya dari elo laahh. Helloooo! Lo gak inget dulu kalo lo mau pergi pasti meninggalkan kamar kayak kapal pecah gitu? Cuma bedanya gue lebih rapi.
H : *hening* *bener juga*
Another note to self thingy:
Jangan suka bikin orang lain jadi salah paham ya. Bisa gawat.
Oke.