August 1, 2013

Mata Kuliah 2 SKS - part 2

KP Day 1 – T**elkomsel Gatot Subroto
Hari ini gue diminta bertemu Mbak Fany dari T**elkomsel di lantai 17 Wisma Mulia buat briefing perihal kerja praktik. Sesuai SMS yang masuk ke hp gue, jam 8 pagi adalah waktu pertemuannya. Tanya teman-teman sepenanggungan, mereka juga diminta ketemuan jam 8. Jadilah kami berenam memutuskan untuk berbarengan masuknya.

Berangkat dari rumah di bilangan Pondok Kelapa jam 06.00 dan berhasil sampai di Gatot Subroto jam 07.30. Lancar? Lancarnya jakarta lah ya dan yang jelas sih sesuai prediksi sebelumnya. Sampe sana, tuker KTP buat dapetin ID Visitor dan saling tunggu menunggu. Jam 08.30 barulah kita bertemu dengan Mbak Fany dan Mas Hadi yang ada di SMS itu. Ternyata mereka adalah orang-orang di bagian yang ngurus permagangan yang entah apa namanya kalo di T**elkomsel, hem HR kali ya.

Selesai dari bagian Mbak Fany dan tandatangan segala macem, kita diantar menemui mentor masing-masing, gue kebetulan kebagian di Interconnect Management di lantai 18 terpisahkan sendiri dari teman-teman gue yang lain. Sampe disitu gue disambut sama Mbak Yona si sekretaris divisi tersebut dan diantar ke ruangan manajer buat dikenalin. Namanya Pak Puguh, kayanya sih ramah cuma belum banyak tau sih karena gue masih segan dan beliau agaknya cukup sibuk nelpon mulu.

Singkat cerita hari ini yang gue dapatkan antara lain adalah:
  • Sepiring gorengan hangat
  • Seonggok anggur tak bertuan di atas meja
  • Dua buah toblerone kecil yang dikasih Mbak Fitri
  • Beberapa keping kripik sanjay-nya Christine Hakim fresh from Padang
  • Makan siang gratis
  • Akses internet tanpa batas
  • Sinyal indosat yang karut marut
  • Dan yang terpenting adalah sedikit penjelasan tentang gue harus ngapain KP disitu
Jadi, menurut penjelasan dari si bapak manajer, gue disuruh membantu project yang sedang mereka kembangkan dengan bahasa yang muter-muter yang awalnya tidak gue mengerti yang kemudian gue simpulkan kurang lebih adalah “Implementasi Penggunaan Protokol SIP Pada Koneksi Berbasis 4G”. Ya kurang lebihnya begitulah. Dan hari ini gue disuruh browsing aja cari tau segala sesuatu mengenai hal tersebut sampe mabok. Kok kayanya seru? Iya sih seru cuma bosen dan gak ngerti gimana caranya. Telmat banget? Hooh so far gue pun merasa demikian. Dari awal gue browsing yang kepikiran di kepala gue malah muka Pak Hendrawan, Pak Tutun, dan Pak Sigit Haryadi malah. Ck.

Lepas dari ruangan Pak Puguh, gue digiring ke sebuah kubikel kosong yang abis ditinggal sang empunya karena pindah lantai. Kubikel ini letaknya bertetanggaan langsung dengan kubikel Mbak Fitri dan celakanya persis terletak di depan ruang bapak manajer. Hal ini yang membuat gue kemudian tidak bisa melakukan hal-hal untuk membunuh kebosanan atau kepenatan dengan leluasa walaupun dapet koneksi internet. Jam 17.00 orang-orang pada belum pulang, yang kemudian membuat gue bingung gue boleh pulang jam berapa jadinya cuma celingak celinguk sampe setengah 6 sampe gue memberanikan diri buat pamit pulang.

Intinya sih, yang gue dapat hari ini selain poin-poin di atas adalah dikenalin sama sebagian besar orang-orang yang bekerja di lantai tersebut, khususnya bagian Interconnect Management, International Roaming, Synergy, dan Regulatory. Selain itu? Gosip menu makan siang yang katanya makin pelit karena ganti catering. Ohya, di hari pertama ini, gue juga kebingungan sebenernya mentor gue itu siapa karena banyak orang yang berkoordinasi sama gue dan gue tidak bisa menebak-nebak yang mana mentor gue yang sesungguhnya.
Sekian.

-----

Belajar dari KP hari pertama gue, ada beberapa poin yang gue soroti dan sekaligus bisa jadi tips n trik sih buat adik-adikku supaya KPnya lebih berwarna di kemudian hari :
  • Persiapkan tema KP jauh-jauh hari - Maksudnya tentukan bagian apa yang membuat lo tertarik dan berusahalah untuk mendapatkannya demi KP yang lebih baik, lebih ikhlas, dan lebih menyenangkan.
  • Ajak teman minimal 1 orang buat apply di tempat yang sama - Ini tujuannya supaya lo gak garing, awkward, dan nervous pas pertama-tama masuk. Di samping itu, bisa jadi temen ngobrol kalo ternyata KPnya gabut atau malah bisa jadi teman diskusi kalo satu bagian.
  • Pastikan lo gak dikhianati sama teman-teman lo atau paling nggak pastikan diri lo gak merasa dikhianati - Yang ini susah dijelaskan sih, ya begitu deh pokoknya.
  • KP Day 1 wajib rapih - Ini tujuannya buat meningkatkan kepercayaan diri lo dan sebagai first impression juga terhadap citra lo di mata perusahaan.
Intinya ya siapkan fisik dan mental lo karena KP is totally different with college’s life.

Mata Kuliah 2 SKS - part 1

This is weird because usually at this hour I was sitting at my cubicle in front of my laptop doin’ things and just occasionally have a chitty chat with Mbak Fit beside my desk, but now I have not even slightly move from bed starting to write this.

Halo, seperti yang pernah gue bilang di beberapa post sebelumnya kalo gue akan cerita tentang pengalaman kerja praktik gue. Well, this is it. Sebelumnya buat yang mungkin belum tau, gue jelasin singkat dulu deh. Jadi, kampus gue mewajibkan anak didiknya buat Kerja Praktik di sebuah perusahaan dengan tujuan membangun hubungan baik kampus-perusahaan dan "membuka mata" mahasiswa tentang dunia kerja yang sesungguhnya. Untuk jurusan gue, mata kuliah 2 sks ini dilaksanakan dengan periode minimal 2 bulan yang biasanya jatuh pada liburan semester setelah tingkat 3 selesai.

Nah kebetulan karena kemarin-kemarin gue cuma ngajuin permohonan KP di salah satu vendor telekomunikasi sebut saja H**uawei dan sialnya ternyata ditolak menjelang awal mulainya periode KP, jadilah gue cukup kelabakan mulai cari tempat KP lain di akhir. Di samping memang akhir bulan Mei kemarin gue lagi sibuk-sibuknya bantu acara pameran karya gitu di kampus, jadilah gue setuju aja saat bokap nawarin buat ngajuin KP di salah satu operator telekomunikasi yang paling indones*ia karena selain ada kenalan, relatif masih bisa dijangkau jaraknya, dan ada temen juga ternyata yang udah keterima KP disitu. Nah karena itu semua, jadilah selama 2 bulan kemarin (3 Juni - 31 Juli) gue merasakan kerja praktik di head office T**elkomsel di daerah gatot subroto.

Then, let the stories begin..

July 19, 2013

Someone In My Past.

Seseorang dari masa lalu.

Selalu ada ya orang kayak gini di kehidupan kita kalo dipikir-pikir.

Pastilah.

Well then, let me say hello to you for the second time.



The next question is: 
Will there be another who comes after you?
Don't want to know for sure.
 

June 23, 2013

As Simple As That

"Dek, dulu pernah ya Mami cerita kalo Mami tuh bahagia banget sampe dia bilang rasanya gak napak lagi kaki ini di bumi pas denger pengumuman kamu juara umum sesekolah waktu SD. Mami gak nyangka kalo kamu tuh pinter ternyata hehe."

Hem. Padahal cuma sebuah SD sederhana pinggir kota.
Bahkan bukan yang tebaik yang pernah gue berikan menurut gue.
Gak ada yang istimewa sedikitpun kecuali jarak tempuh tersingkat dari rumah.

Hal simple ternyata bisa bikin mereka sebahagia itu.

Mungkin satu atau bahkan 10 toko bunga super indah yang lo borong pun belum bisa ngalahin perasaan bangga dan bahagia di hati mereka saat mereka bisa berbagi cerita kepada teman-teman mereka (secara implisit) bahwa mereka telah berhasil mengantarkan putra-putrinya ke jalan terbaik yang bisa mereka upayakan.

Sekarang tinggal gimana cara terbaik gue menjalaninya.

Suatu Malam Beberapa Hari Lalu

R: Kayaknya banyak banget deh temen gue yang punya adik di kelas 3 SMA sekarang. Kayak si ini, si itu, si ono, dan si ino juga. Banyak deh. Jadinya banyak juga bapak-bapak yg lagi pusing bantuin perjuangan anaknya. Kayak si om B juga kan.
H: Iya, emang lagi musimnya ujian kan, pada kebingungan deh mau pilih PTN apa. Kayaknya cuma papi deh bapak yang gak perlu pusing mikirin gituan.
R: Kenapa? Karena punya anak kayak gue ya? Hahaha *geer*
H: Yeee..
Seberuntung itu ternyata gue dulu ya hehe. Yah paling nggak sekali dalam hidup gue, pernah ada saatnya gue bisa membahagiakan kedua orang tua gue, in person, bukan dengan materi atau hadiah apapun, hanya dengan hal kecil yang bahkan gue baru tau belakangan. Hamdallah.
Terima kasih banyak, ya Allah.