February 27, 2013

Something About Theater

EPIK! Literally epic dalam penerjemahan bahasa Indonesia. Bukan cuma sekedar nama penggagas atau punggawanya aja, ternyata isinya memang benar bagus. Bisa jadi ini cuma sekedar opini dari seorang awam cem gue yang notabene-nya baru sekali ini nonton pentas teater, tapi ternyata setelah nanya kanan-kiri bukan cuma gue yang setuju kalo pertunjukkan malam tadi memang benar bagus. Yap, beberapa teman yang gue tanya memberikan approval-nya soal hal satu ini. 

Balik lagi ke penilaian gue tentang TARAKSA, awal pertunjukkan ada lagu pembuka yang menurut gue rada gak jelas karena entah musiknya terlalu keras atau suara penyanyinya yang gak kedengeran, jatohnya di gue malah nyenyenye entah nyanyi apaan, sulit dinikmati. Abis itu baru mulai syabih dan seru, satu setengah jam gak berasa buat duduk manis dalam Dago Tea House. Adegan yang paling gue suka adalah kalo gak salah saat si Taraksa ada di lapisan langit pertama, disitu digambarkan gelap, cuma ada Taraksa seorang bersama dengan seorang solo violin. Aduh kacos sih ini pemain biolanya, cinta banget gue sama permainannya. Selain itu, gue juga suka pantulan-pantulan yang ada di langit-langit gedung, baik itu pas menceritakan warna-warna ataupun pas menggambarkan langit malam penuh bintang (ini sih interpretasi gue sendiri, gak yakin juga haha). Satu lagi hal yang gue suka malem ini dari TARAKSA selain musiknya yang hidup yakni efek lighting panggung yang bisa bikin gerakan pemain kayak patah-patah gitu, pokoknya keren banget sih salut!

Overall, sangat tidak mengecewakan dan layak banget buat ditonton. Kapan lagi nonton hal-hal jarang begini kan? Hehehe. Thanks to Teater Epik and all the committees whom involved tonite. Can't wait for the next show guise, this one's really a great one, congrats!


"Akhirnya setiap kehilangan akan berakhir pada hati yang tak kuasa namun membangkang." -Nomor 1, Yang Terculik.

February 25, 2013

Alert!

Belakangan ini pengennya makan mulu, gawat.

February 24, 2013

What a voice!

Pecah sob. Gak kuat banget denger suaranya, kacos.

Pameran Karya

Today: Natamorta! Setelah memutuskan mengisi malam minggu bersama teman-teman-kurang-kerjaan hasilnya cuma ada dua. Satu, puas sekaligus iri liat karya anak-anak DKV yang superb itu dan Dua, gak berhenti ketawa akibat kebodohan dan kelakukan orang-orang tersebut. Btw, ini dia beberapa karya di pameran tadi yang sempat terabadikan oleh kamera gue yang seadanya. 
 
 
 

-------

Thanks guise for this stupid nite.
(sampe ngidam mie aceh pun harus banget ke Buah Batu ya huff hahaha)

February 23, 2013

"There's a thin line between love and hate."