Selalu suka suasana sore hari. Waktu kecil, sore gue berarti saatnya bermain sama teman sekomplek, terlepas dari semua kegiatan hari itu dan tugas-tugas yang menunggu ditengok pada malamnya. Beranjak besar sedikit, sore gue pun mulai berganti jadi jam "bermain" di bimbingan belajar. Tapi entah kenapa gue sangat menikmatinya, mungkin karena suasana, pengajar, cara menyampaikan materi, atau teman yang selalu mendampingi saat serius maupun bercanda. Apalagi semenjak di Bandung gue makin menikmati dan menyukai sore di setiap harinya. Semburat langit yang kadang berubah warna jadi orange, semilir angin yang membuat hidup terasa lebih menyenangkan, dan segala aktivitas yang biasa dilakukan di sore hari.
Hari ini hamdallah gue kembali menikmati jam-pulang-masih-ada-matahari. Hahaha. Semester kemaren rasanya jarang banget dapet kesempatan begini, pulang kuliah saat masih ada matahari senja. Seperti biasanya, gue pulang sendiri naik ancot. Selalu merasa lebih lega dalam kondisi begini. Rasanya tuh kayak lagi dipertontonkan film kehidupan episode kesekian. Betapa banyak harapan di wajah penjual makanan agar makanannya laris hari ini, betapa ikhlas senyum seorang Ibu yang salah jalan atau tertinggal ancot, betapa canda tawa sesama buruh angkut barang dapat sejenak meredakan kegelisahan permasalahan mereka, dan betapa beberapa lembar uang ribuan seharga pajak resto terkenal dapat menghidupi sebuah keluarga kecil. Yah intinya, semua yang gue miliki terasa lebih berharga dibandingkan biasanya. Entah itu pahit atau manisnya kehidupan selama ini, gue harusnya tetap bersyukur atas semua itu.
Hari ini hamdallah gue kembali menikmati jam-pulang-masih-ada-matahari. Hahaha. Semester kemaren rasanya jarang banget dapet kesempatan begini, pulang kuliah saat masih ada matahari senja. Seperti biasanya, gue pulang sendiri naik ancot. Selalu merasa lebih lega dalam kondisi begini. Rasanya tuh kayak lagi dipertontonkan film kehidupan episode kesekian. Betapa banyak harapan di wajah penjual makanan agar makanannya laris hari ini, betapa ikhlas senyum seorang Ibu yang salah jalan atau tertinggal ancot, betapa canda tawa sesama buruh angkut barang dapat sejenak meredakan kegelisahan permasalahan mereka, dan betapa beberapa lembar uang ribuan seharga pajak resto terkenal dapat menghidupi sebuah keluarga kecil. Yah intinya, semua yang gue miliki terasa lebih berharga dibandingkan biasanya. Entah itu pahit atau manisnya kehidupan selama ini, gue harusnya tetap bersyukur atas semua itu.
When the sun goes down. Saat yang tepat menurut gue untuk merenung dan kembali bersyukur atas apa yang telah kita lalui selama ini. Harusnya gak ada lagi kata 'hidup gue udah yang paling hancur dari semua orang', yang ada tuh berarti kita lagi diuji buat naik ke tingkat berikutnya. Semua pasti ada hikmahnya. Percaya deh, bahwa setiap sakit pasti ada obatnya. Have a nice day ppl!
n.b.: Makin hari hubungan ini makin baik. Semoga tetap baik kedepannya. Dan semoga gue bisa menyeimbangkan akademik, sosial, tanggung jawab, kesehatan, dan kepercayaan. Amin.
------------
n.b.: Makin hari hubungan ini makin baik. Semoga tetap baik kedepannya. Dan semoga gue bisa menyeimbangkan akademik, sosial, tanggung jawab, kesehatan, dan kepercayaan. Amin.
No comments:
Post a Comment