December 18, 2012

Satu Saat

Kemaren baru aja kabur sejenak dari kepenatan uas dengan cara nonton 5 cm. Menarik, karakter tokoh menarik, pemainnya juga syabih, pemandangannya superb, dan terlebih ceritanya juga bagus. Overall, recommended banget buat ditonton. Film ini dibuat berdasarkan sebuah novel dengan judul yang sama. Pernah baca sih novelnya, dulu tapi waktu masih sma, dan menurut gue (kalo gasalah) dulu sih biasa aja ceritanya. Tapi sekarang dikemas dalam bentuk audio visual a.k.a film lebih syabih sih agaknya hehe. Secara keseluruhan, menurut gue fokus film ini ada di persahabatan lima orang yang ternyata ujung-ujungnya nyangkut sedikit sama kisah cinta antarbeberapa tokoh yang yah cukup tak terduga buat gue. Nilai perjuangannya dapet, sedihnya dapet, kocaknya dapet, keindahannya juga dapet sih kacos. Wajiblah ditonton film-film Indonesia yang cem gini nih haha. Worth it bahkan kok buat ditonton berkali-kali juga.

Semeru, Mahameru, Ranukumbolo, dan segala perintilannya dalam film ini entah mengapa mengingatkan gue sama seseorang. Seseorang yang saat ini mungkin bisa dibilang “asing” di kehidupan gue. Seseorang yang sejauh gue tau, berkeinginan besar untuk kesana suatu saat. Seseorang yang mungkin gue harapkan masih mau jadi teman baik gue, entah kapan.
Mungkin suatu saat, yap suatu saat.

December 1, 2012

Things I Love Nowadays

Bela-belain ikutan sparring hari ini dan nggak ikutan Training Calon Pengurus himpunan sendiri, selain karena emang gak terlalu tertarik buat ikutan, lebih cinta main softball sih gue daripada kegiatan berbau (mungkin) kajian. Baru pertama belajar jadi pitcher dan nyoba nge-pitch, yah mau ngarep ape. Bisa ngelempar ball aja udah syukur, lebih bagus lagi kalo bisa lempar yang masuk itungan strike hehe. Pernah sih nyoba latihan pitching satu kali dan udah disuruh nyoba di lapangan, jadilah refleks masih belum sepenuhnya buat jadi pitcher, alhasil bola yang baru aja dipukul batter bukannya ditangkep malah disodorin ke lutut sendiri, jadilah (another) bengkak (lagi) di kaki. Nais! Tapi tenang, walau badan biru-biru gini dan jatoh atau ketabok bola mulu, gue tetep cinta koks sama softball, with no reason of course :p

Kembali ke agenda hari ini, harusnya sekarang gue ikutan ke tempat antah berantah yang katanya dingin dan tampak seperti tempat-main-baseball-di-twilight kalo kata temen gue. Buat apa? Buat ngobrol dan mengakrabkan diri. Katanya sih, entah juga, gatau. Setengah hati mau dateng tapi udah keburu gaada temen barengan kesitu. Yasuw. Ada temen juga sebenernya masih berpikir sih, gaada temen sih makin membuat fix haha. So far menerima tawaran ini yah basically buat bantu temen gue karena gue belum merasa ada ikatan atau koordinasi apapun dari calon pengurus sekarang. Belum mulai apa-apa juga sih, tapi ya semoga ke depannya bisa terbentuk badan pengurus yang baik dalam koordinasi hubungan dkknya, melebihi ekspektasi gue. Enough said, just amin.

Too Bad.

"Welcoming home, my jerk side."

ADELE - DON'T YOU REMEMBER (from source)   

Forfeiture.

Forfeit. A word that i hate so much since childhood. By this time maybe not in physically, just mentally i thought. More and more each day then i could die someday with this thought in consequence. I'm not an extrovert one, so this freaky-thingy-that-i-should-ignore just whirligig in my head without everyone else around me know about. Don't know what to do, just
think about everyone and everything else.

Well actually, how i miss the moment with all of you guise.



Sincerely, 

An overthinker.