Badan rasanya patah-patah. Itu yang gue rasakan seharian ini. Gara-gara udah lama gak olahraga sedikitpun, disiksa bentar langsung sakit semua gini haha. Kemaren sih bisa sok iye ngelempar sampe lebih dari 150x gak capek-capek, eh taunya langsung tepar pas disuruh berhenti hehe. Anyway, suara gue udah jadi serak akibat supporteran super napsu tudey, tapi besok harus nyayi lebih keras dan lebih seru dari hari ini, apalagi besok ada partai final basket putri, well then it's a must!
Lima hari. Lima hari keliatannya gue bersikap begini sama seorang teman, karena entah kapan gue officially berhasil menenangkan diri dan menerima sikap itu. Dan dalam lima hari itu banyak terjadi hal bodoh, banyak sikap tak acuh, sedikit orang yang tau, dan tentu tergolong sulit buat gue sih terutama. Dan hari ini, semoga ini saatnya, diawali dengan pemberian semangat sebagai seorang teman baik, dilanjutkan dengan sebuah ucapan dan permintaan maaf, semoga bisa berbuah kemenangan manis juga pada akhirnya (amin), walau dalam bentuk apapun.
Dan beginilah kelakuan gue hampir tiap hari. Cuma bisa mencoba menyibukkan diri dengan kegiatan yang ada kalo gaada yang bisa diajak ngobrol, kalo lagi kayak begini. Emang setiap orang punya kepentingan dan prioritasnya masing-masing, dan gue sama sekali, sama sekali gak punya hak untuk menggugatnya. Ya kan? Yup, no doubt.
No comments:
Post a Comment